Dalam urusan RC termasuk Drone, Baterai adalah salah satu
komponen yang paling penting dan yang harus diperhatikan juga. Karena tanpa ada
baterai, tentu RC tidak bisa hidup dan anda kendalikan. Terlebih untuk drone,
dimana device akan terbang diudara, apabila baterainya tidak dalam kondisi
optimal serta kurang tau nya si pilot tentang kondisi baterainya itu bisa
membuat drone berpotensi mengalami kejadian yang tidak di inginkan. Misalkan
tiba – tiba baterai habis ketika masih di ketinggian, lalu tiba – tiba turun
dengan drastis, atau turun auto landing namun tidak di posisi awal karena drone
tidak memiliki gps, atau bisa juga malah langsung jatuh tanpa pemberitahuan. Drone
sangat mungkin memutuskan tindakan yang berbeda ketika mengalami kehilangan
daya, sesuai dengan program yang sudah ditanamkan di FCB oleh pabriknya,
utamanya untuk drone kelas toys.
Baterai yang cepat habis dari biasanya ini sangat mungkin
terjadi pada drone anda, terlebih anda sering menerbangkan drone anda, dan anda
tidak mengetahui cara merawat baterai drone. Untuk itu, sebelum lanjut ke
pembahasan cara mengatasi dan mencegah baterai drone cepat habis, anda bisa
baca dulu artikel omahdrones tentang cara merawat baterai drone. Sebenarnya
bukan hanya untuk baterai drone saja, lebih spesifiknya itu untuk merawat semua
baterai jenis Li-Po atau Lithium Polymer, yang sering sekali digunakan sebagai
sumber daya untuk RC dan juga Aeromodelling. Seorang pilot juga harus tau
bagaimana cara merawat baterai drone, karena seorang pilot harus tau seluk
beluk drone yang dikendalikannya supaya dia tau harus berbuat apa ketika
terjadi masalah.
Nah, untuk penyebabnya sendiri, mengapa baterai drone bisa
cepat habis, sebenarnya ada beberapa faktor yang bisa membuat baterai drone
anda cepat habis misalnya
Cara merawat
Cara merawat baterai yang salah bisa memperpendek umur
baterai. Seperti contohnya ketika habis terbang, saat baterai masih panas
langsung anda charge dengan harapan nanti bisa langsung bisa terbang lagi
ketika baterai sudah terisi penuh. Ya memang anda bisa langsung terbang lagi,
tapi ketika baterai panas lalu anda charge, kemugkinan bocor juga bisa lebih
tinggi. Serta yang pasti umur baterai bisa jadi lebih pendek dari biasanya.
Cacat dan error
Cacat disini biasanya bukan dari pabrik, karena dari pabrik
pasti sudah di QC (Quality Control). Biasanya justru cacat ini disebabkan
ketika pengiriman. Bisa juga dari radiasi dan juga goncangan ketika distribusi.
Sehingga bahkan baterai tidak bisa dipakai sama sekali ketika barang sudah
ditangan.
Sedangkan error, adalah disebabkan ketika pemakaian. Ketika
dipakai, baterai bisa saja mengalami kebocoran, atau masalah lainnya, yang
menyebabkan kapasitas baterai layaknya berkurang. Biasanya bisa terbang 5
menit, tapi ini 2 menit saja sudah habis, itu misalnya.
Faktor umur
Baterai juga memiliki siklus hidup, atau bahasa kerennya
life cycle, seperti baterai li-ion yang bisa di charge hingga kali, dan untuk
Li-Po rata – rata bisa kali charge. Kalau untuk drone kelas toys, memang susah
diketahui karena kita tidak tau itu baterai sudah di charge berapa kali kecuali
anda hitung sendiri tiap charging. Untuk drone professional misal pada DJI ,
tiap baterai bisa termonitor sendiri, seperti tegangan per cell nya, berapa
kali charge, dan lain – lain. Nah, baterai drone anda cepat habis bisa jadi
karena baterai sudah habis masa hidupnya. Memang masih bisa di charge dan drone
juga menyala. Tapi nanti mungkin bisa terbang hanya sebentar atau bahkan tidak
bisa terbang sama sekali.
Faktor Lainnya
Faktor lainnya, contohnya mungkin di bagian motor, kasus
untuk drone kelas toys dengan motor brushed dan ditambah gearbox. Bisa juga
karena drone habis nabrak sesuatu, lalu motornya kena dampaknya karena
berhubungan dengan propeller. Motor jadi seret dan lebih butuh banyak tenaga
untuk bisa memutar, alhasil motor jadi “ngeden” ketika berputar, motor cepat
panas dan baterai akan cepat habis.
Lalu apa solusinya?
Kalau admin menyarankan hal yang terbaik adalah beli baterai
baru. Beberapa penjual drone juga sebenarnya ada yang menjual bundle, drone RTF
dengan baterai ekstra yang nanti di bilang “bonus”. Atau kalau tidak, anda bisa
langsung beli baterai baru yang cocok dan sama dengan baterai untuk drone anda.
Namun disini kadang masih ada yang bingung, terutama untuk pemilik drone yang
baterainya sudah di pack dari pabrik menjadi plug and play, seperti pada WLToys
Q333, ada juga Syma X5UW, dan juga FQ777 29WH. Kalau anda memiliki drone dengan
tipe baterai bawaan seperti itu, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk
tetap bisa mendapatkan baterai cadangan untuk drone anda, sehingga anda tetap
bisa terbang dalam waktu yang tidak singkat. Tentu anda pasti tidak puas kan
kalau Cuma nerbangin drone kok hanya 3 menitan saja karena hanya punya satu
baterai itu pun sudah bermasalah.
Cara pertama, anda bisa pesan baterainya. Pesan pada orang
yang biasa import drone misalnya, atau orang yang jual baterai drone, Tanya
dulu, bisa pesan atau tidak. Kalau anda tau caranya pun, anda bisa pesan
langsung dari pabriknya, karena ada bebrapa produsen drone yang juga menjual
sparepart drone buatan mereka termasuk baterainya. Kalau beruntung, anda sudah
bisa mendapatkan baterai baru untuk drone anda dengan cara ini.
Cara kedua adalah dengan sedikit modifikasi. Mod disini
hanya dilakukan pada bagian baterai saja. Sederhananya, anda pertama harus beli
baterai baru dulu yang spesifikasinya sama dengan baterai ori drone anda,
kapasitas mungkin bisa lebih besar beberapa mAh untuk mendapatkan hasil terbang
yang lebih lama, yang penting tegangannya sama. Lalu beli konektor yang biasa
untuk baterai drone, misal JST atau konektor putih. Caranya anda hanya perlu
membuat jumper dengan memasang konektor tersebut ke PCB drone pada titik
baterai, lalu kalau sudah benar pemasangannya, maka anda bisa menghubungkannya
ke baterai baru anda, dan wala drone sudah nyala lagi. Untuk peletakan baterai
juga terserah anda, bisa masukkan dalam soket, atau ikat di bagian atas atau
bawah drone, terserah ada.
Nah, mungkin seperti itu tips dan trik dari admin tentang
bagaimana menangani baterai drone yang cepat habis. Semoga artikel ini bisa
membantu mengatasi masalah drone anda, dan apabila masih ada yang belum jelas,
bisa kontak admin juga via emai. Sampai bertemu di artikel selanjutnya.